Day: September 9, 2016

Gubernur Larang Warga Jual Cenderawasih Asli

bintangpapua – Papua  untuk melindungi dan menjaga hewan endemik Papua, Burung Cenderawasih. Larangan ini menyusul, mulai punahnya sejumlah hewan tersebut.

“Warga dilarang  menjual atau memakaikan kepada tamu-tamu penting  atau siapapun harus   imitasi. Bahkan seluruh hewan endemik Papua  kalau bisa diimitasi,” tegas  Gubernur  Papua  Lukas Enembe, SIP, MH, usai  meninjau   Pameran Keanekaragaman Hayati dan Gerbang Mas di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Kamis (8/9).

Gubernur mengatakan, jika warga terus didorong untuk menciptakan   cenderawasih imitasi, maka akan menimbulkan juga ekonomi kreatif  masyarakat sekaligus meningkatkan pendapat masyarakat, terutama untuk menyambut pelaksanaan PON XX  tahun 2020 di Papua.

“Tamu undangan yang hadir pada PON XX nanti pasti  butuh cinderamata khas Papua, ya kita mesti siapkan, tapi cinderamata imitasi,” terang Gubernur.

Karenanya, ujar Gubernur,  Pemprov   sedang menyiapkan  Pergub tentang  penjagaan dan perlindungan hewan  endemik Papua.

“Jika  Pergubnya   sudah ada, maka akan ditindaklanjuti dengan Perdasus tentang  penjagaan dan perlindungan hewan  endemik Papua,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Yan Yap L. Ormuseray, SH mengutarakan, Perdasus Hewan  Endemik Papua tengah dibahas  Badan Legislasi DPRP. (mdc/don)

MRP Temukan Satu Nama Bukan OAP

Hasil Pertimbangan 14 Kursi Otsus

JAYAPURA-bintangpapua– Majelis Rakyat Papua( MRP) telah menyelesaikan seluruh rangkaian tugasnya dalam member pertimbangan kepada 42 nama anggota DPRP Pengangkatan 14 Kursi pada Rabu( 7/9/ 2016) dalam Rapat Pleno Pemberian Pertimbangan yang digelar selama dua hari sejak Selasa(6/9).

Setelah memberi pertimbangan kepada k 42 nama anggota DPRP Kursi Otsus tersebut, selanjutnya MRP menyerahkan berkas pertimbangan itu kepada Pansel Provinsi.

Ketua MRP Papua Timotius Murib, Kamis( 8/9/2016) mengatakan, setelah meneliti berkas dari daftar ke 42 nama anggota DPRP Kursi Otsus tersebut, MRP menemukan ada satu nama anggota 14 Kursi yang bukan OAP.

Dari temuan itu MRP telah memberikan pertimbangannya dan selengkapannya diserahkan ke Pansel melalui Seklis MRP Wasuok Siep. Ketika ditanya dari wilayah adat mana ditemukan nama yang bukan Orang Asli Papua, Timotius Murib mengatakan, MRP tidak bisa mempublis nama itu, semua pertimbangan sudah dilakukan dan hasilnya sudah diserahkan. (Ven/don)